Rabu, 07 September 2011

5 Hewan yang Terancam Punah di Dunia


1. Harimau (Tigers)
Saat ini hanya sekitar 3.200 ekor harimau berada di alam liar, menurut World Wildlife Fund. Hewan ini terancam punah akibat penggundulan hutan yang cepat, perusakan habitat alam mereka dan naiknya permukaan air laut, terutama di daerah India dan Bangladesh di mana sejumlah besar binatang tersebut hidup. Selain itu, harimau diburu secara illegal untuk diambil kulitnya serta bagian tubuh yang diambil untuk dijadikan obat dalam pengobatan tradisional Asia.

Beruang Kutub (Polar Bears)
Hewan ini terancam punah karena efek pemanasan global dan mencairnya es di kutub. Beruang kutub akan punah jika lingkaran Arktik terus mencair karena beruang menggunakan lempengan es yang beku untuk berburu dan mencari pasangan. Beruang kutub ditempatkan pada daftar spesies terancam punah pada tahun 2008.

3. Singa Laut (Pacific Walrus )
Singa Laut hidup di Laut Bering dan Chukchi dimana mereka biasa hidup, lahir hidup, sembunyi dari pemangsa dibalik bongkahan es. Oleh karena penurunan es yang dramatis maka singa laut termasuk dalam spesies yang terancam punah.

4. Penguin Magellan (Magellanic Penguin )
Pinguin ini terancam punah karena arus laut hangat yang membuat burung-burung menjadikan ikan sebagai sumber utama makanan mereka. Hewan ini biasa ditemukan di kawasan Argentina, Cili, dan Kepulauan Falkland. Koloni terbesar spesies ini ada di Patagonia, Amerika Selatan dan jumlahnya turun lebih dari 20 persen dalam 20 tahun terakhir.

5. Penyu Belimbing (Leatherback Turtle )
Sedikitnya 2.300 penyu betina dewasa tanpa sengaja tertangkap oleh nelayan dan juga karena kura-kura yang sangat sensitif terhadap suhu. Walaupun seumur hidupnya berkelana di dalam air, sesekali hewan kelompok vertebrata kelas reptilia ini tetap harus naik ke permukaan air untuk mengambil napas. Itu karena penyu bernapas dengan paru-paru. Di sisi lain, kenaikan suhu air yang meningkat di sekitar pantai juga menyebabkan menurunnya penyu belimbing jantan.***


Sumber:Bukisa.com





Tidak ada komentar:

Poskan Komentar